Harga BBM Naik Karena Rupiah anjlok? Simak Dulu Penjelasan Pertamina Ini!

Saring sebelum sharing, kurangi potensi berita bohong dikonsumsi banyak orang

Rupiah yang melemah di pekan lalu, membuat banyak orang berspekulasi tentang dampak dan akibatnya. Di sosial media banyak yang berlomba menjadi ahli ekonomi untuk mendapat sorotan, selain itu ada juga oknum iseng yang menyebarkan kabar bahwa harga BBM naik mengikuti Rupiah yang melemah.

Celotehan ini berawal dari Twitter yang akhirnya menyebar ke grup-grup percakapan WhatsApp. Literasi digital khususnya penggunaan media sosial di Indonesia memang masih sangat kecil. Hal ini juga berkenaan erat dengan kurangnya minat membaca. Satu kabar menyebar dan dipercaya oleh pihak lain, ramai-ramai orang langsung berkomentar tanpa mencari kebenaran informasi.

Menurut UNESCO, Indonesia menempati posisi ke-60 dari 61 negara dengan literasi rendah. Selain itu, berdasarkan survei dari World Economic Forum, Indonesia menempati posisi ke-77 dari 144 negara dalam bidang kesiapan teknologi.

BBM Naik: Narasi Berita Bohong atau HOAX yang Menjadi Viral

Dalam informasi yang menjadi viral ini menyebutkan bahwa ada beberapa jenis bahan bakar yang akan naik, di antaranya adalah Premium, Pertalite, Pertamax, Bio Solar, dan Dexlite.

BBM naik, dalam narasi ini akan terjadi pada tanggal 8 September 2018 kemarin, dan ramai sekali di Twitter.

bbm naik

Sumber: Kompas

Setelah informasi tersebut ramai di Twitter, informasi HOAX ini juga menyebar di beberapa grup WhatsApp. Hal ini tentu menjadi kegelisahan di kalangan masyarakat kecil. Namun, akhirnya PERTAMINA mengumumkan klarifikasi terhadap informasi bohong tersebut.

BBM Naik: Pertamina Klarifikasi Informasi Harga BBM Naik itu HOAX!

bbm naik

Sumber: @pertamina


Menurut Kompas, Juru Bicara PT. Pertamina (Persero), Adiatma Sardjito menegaskan informasi BBM naik itu merupakan kabar bohong. Sebab, setiap kenaikan harga BBM akan dilaporkan oleh Pertamina kepada Menteri ESDM terlebih dahulu. Hal ini juga ditetapkan dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 34 Tahun 2018 tentang Perhitungan Harga Jual Eceran BBM.

Solusi Menangkal HOAX

#1 Saring Sebelum Sharing

bbm naik

Jangan asal percaya kalau ada informasi yang menggemparkan di media sosial, karena belum tentu apa yang kamu lihat itu terbukti kebenarannya. Hal ini juga berlaku pada pemberitaan media yang menggunakan judul provokatif, jangan langsung percaya, siapa tahu isinya malah berbeda dengan judulnya.

#2 Cari Kebenaran Melalui Mesin Pencari Google

bbm naik

Menggunakan media sosial itu harus paham etikanya. Informasi yang beredar di sana, tak ada yang menjamin memiliki kebenaran yang hakiki. Manfaatkanlah mesin pencari seperti Google untuk mencari klarifikasi akan kebenaran informasi yang diperoleh. Jangan sampai terjebak akan berita bohong atau HOAX.

#3 Adukan Konten Berita Bohong atau HOAX

bbm naik

Kominfo telah memfasilitasi pengguna internet untuk memberikan aduan konten negatif di internet melalui situs aduankonten.id. Untuk melaporkan atau mengadukan konten negatif yang kamu lihat di internet, kamu harus masuk ke situs aduankonten, lalu melakukan pendaftaran pelapor.

Yuk, bantu tingkatkan literasi digital dengan tiga cara di atas!