Deg-degan Mau Wawancara Kerja? Simak Dulu Tipsnya dari Para Ahli!

lead image

Wawancara kerja ada tekniknya, lho!

Perusahaan mapan atau startup sekalipun, nggak akan tetiba menerima kamu jadi karyawan tanpa wawancara kerja. Tapi bagaimana cara interview yang baik agar diterima di perusahaan idaman?

Mayoritas pelamar nggak menyadari bahwa sebuah perusahaan juga ingin merekrutmu sebesar keinginanmu untuk mendapatkan pekerjaan itu. Mereka hanya butuh diyakinkan bahwa kamu adalah kandidat yang tepat untuk pekerjaan itu.

Cara Interview yang Baik Agar Diterima di Perusahaan Idaman Menurut Ahli HR: Andrew Chan!

cara interview yang baik agar diterima

Sumber: Shutterstock

Telah menggeluti dunia perekrutan selama 20 tahun, dua persoalan yang paling umum dialami oleh para pelamar adalah mereka kurang memahami lingkup pekerjaannya dan belum mampu untuk secara jelas mengartikulasi pengalaman yang didapat dengan contoh-contoh riil yang sesuai dengan apa yang dicari oleh perusahaan.

Di samping itu, terlepas dari keahlian dan pengalaman yang dimiliki, kebanyakan perekrut juga mencari potensi lain dalam diri pelamar untuk mengisi kekosongan dalam organisasinya. Di situlah kepribadian si pelamar idealnya ditonjolkan.

“Kecocokan antara pelamar dan budaya perusahaan seringkali diabaikan oleh para kandidat dan perekrut selama proses rekrutmen.”

Sebab, pada akhirnya, perekrut dan kandidatnya memang nggak cocok aja.

Cara Interview yang Baik Agar Diterima: Tips dan Trik!

cara interview yang baik agar diterima

Sumber: Shutterstock

Cara interview yang baik agar diterima: yang perlu dilakukan!

  • Tepat waktu

Disiplin waktu merupakan kunci utama yang harus dilakukan setiap wawancara kerja! Setidaknya, kamu harus datang 10 menit lebih awal tapi jangan kepagian juga, kadang banyak perekrut yang agak ‘sebal’ jika melihat pelamar datang terlalu awal. Selain itu, kamu juga nggak pernah tahu siapa yang kamu temui di area tunggu, psst.. siapa tahu kamu baru saja melengos dari orang yang punya otoritas mutlak dalam perekrutanmu.

  • Matikan handphone-mu

Handphone dalam kondisi tidak aktif lebih baik ketimbang hanya sekedar di-silent atau mode bergetar. Nggak mau kan kalau wawancara kerjamu kali ini terganggu hanya karena deringan handphone yang menjengkelkan meski kamu taro di tas atau kantongmu? Apalagi jika kamu sedang berada di tengah-tengah diskusi, duh gengges banget!

  • Perhatikan kebersihan dan kerapihan pribadimu

Bawa perment penyegar napas! (Siapa tahu dibutuhkan!). Datang lebih awal juga membuatmu memiliki waktu yang cukup untuk memperhatikan kerapihan dan kebersihanmu sendiri. Masuk ke toilet, cek semuanya sudah siap sebelum masuk ke ruangan wawancara. Oh, di Jakarta yang panas seperti ini, bukan nggak mungkin kalau terlambat dan berlarian di teriknya matahari bikin kamu malah berbau nggak sedap. Jaga-jaga bawa pewangi tubuh ya!

  • Jangan lupa jabat tangan dan duduk tegap

Kesan pertama menentukan lho! Kesan pertama perekrut akan dirimu dimulai ketika pertama kali kalian berjabat tangan. Jangan lupa tatap mata perekrut saat berjabat tangan, eits.. tatapan yang hangat ya, jangan dipelototin 🙁

  • Bicara dengan jelas dan penuh percaya diri

Nggak perlu terburu-buru dalam menjawab pertanyaan perekrut. Berhati-hatilah akan setiap ucapan yang keluar dari mulutmu. Berpikir sebelum berbicara, dan bicara dengan penuh percaya diri seakan kamu menguasai materi tanpa kesan menggurui.

  • Bawa alat tulis dan buku catatan

Sebelum mulai wawancaranya, setelah berjabat tangan, tanyakan apakah boleh kamu mencatat perbincangan yang dilakukan saat interview. Hal ini akan menunjukkan kamu adalah seorang yang terorganisir dan juga terlihat antusas sekali akan pekerjaan yang sedang kamu incar ini.

cara interview yang baik agar diterima

Sumber: Shutterstock

Cara interview yang baik agar diterima: yang harus dihindari!

  • Berbohong

Perekrut yang ahli dan berpengalaman akan dengan mudahnya mengetahui jika kamu menceritakan kebohongan atau tidak, maka berhati-hatilah. Jangan juga sekali-kali kamu membangga-banggakan diri sendiri. Misal, jika kamu berkoar mengenal seseorang dengan jabatan penting padahal si perekrut juga mengenal orang yang sama, wah malapetaka akan menghampiri!

  • Jangan tunjukkan kamu ingin semua pekerjaan yang ada

Tunjukkan pada perekrut bahwa pekerjaan ini sudah sesuai dengan passion dan impianmu. Menunjukkan sebaliknya, meskipun mungkin saja ada peluang pekerjaan lain di perusahaan yang sama, hanya akan membuatmu terlihat tak serius melamar untuk posisi yang kamu lamar ini. Biarkan mereka yang menentukan jika kamu cocok pada peluang pekerjaan lain tanpa harus membicarakan hal tersebut terlebih dahulu.

  • Jangan gelisah melihat jam

Gestur sederhana saat kamu gelisah melihat jam, baik jam dinding maupun jam tanganmu akan mudah sekali disadari oleh perekrut. Jangan sekali-kali melakukan itu dalam melakukan wawancara kerja!

  • Jangan bawa persoalan pribadi atau omongin atasan di kantor lamamu

Jangan pernah mengkritik atau sekedar membicarakan kejelekan bos atau atasan di kantor lamamu. Kamu nggak akan pernah tahu ruang lingkup perekrut barumu, siapa tahu ternyata dia kenal baik dengan atasan di kantor lamamu. Alih-alih diterima, kamu malah akan kehilangan kesempatanmu mendapatkan pekerjaan di perusahaan idamanmu ini! Wah, jangan sampe ya!

Nah, sekarang kan sudah tahu bagaimana cara interview yang baik agar diterima di perusahaan idaman, sudah siap belum nih kira-kira untuk menyambut peluang baru yang ada di depan mata? Semoga berhasil, girls!

Baca juga:

Ingin Jadi Pegawai Kemendikbud? Lihat Formasi CPNS-nya di Sini!

Digaji Rp 50 Juta untuk Jadi Anggota BIN, Ini 7 Syarat Utamanya!

Berniat jadi PNS? Intip Dulu ‘Bocoran’ Gaji PNS untuk Setiap Golongan!

Suka dengan artikel ini? Like Facebook dan Instagram Asian Money Guide Indonesia agar tak ketinggalan artikel keuangan terbaik kami!

 

Written by

Tiara Iraqhia