Mau Cepat Dapat Kerja? Hindari 5 Kesalahan Ini Saat Membuat Surat Lamaran!

Mau Cepat Dapat Kerja? Hindari 5 Kesalahan Ini Saat Membuat Surat Lamaran!

Masih bingung bedakan mana surat lamaran kerja dan mana curriculum vitae? Baca dulu nih!

Masih banyak lho pejuang pencari pekerjaan yang tak mengetahui bagaimana cara membuat surat lamaran kerja yang baik. Untuk itu, kami akan berbaik hati memberikan contoh surat lamaran kerja yang baik agar lamaranmu segera diterima perusahaan idaman!

Beberapa waktu lalu, sempat beredar viral contoh surat lamaran kerja yang kurang enak dibaca dan bikin netizen banyak berkomentar.

cara membuat surat lamaran kerja

Facebook

Bayangkan saja jika kamu menjadi HRD sebuah perusahaan dan menemukan model surat lamaran kerja seperti itu apa nggak males bacanya dan langsung skip ke surat lamaran kandidat berikutnya?

Cara Membuat Surat Lamaran Kerja yang Baik, Perhatikan Hal Ini!

cara membuat surat lamaran kerja

#1 Surat Lamaran Kerja BUKAN CV atau Riwayat Pekerjaan

Salah satu syarat utama agar kamu bisa diterima oleh sebuah perusahaan adalah dengan mengirimkan riwayat pekerjaan yang seringkali disebut sebagai CV (curriculum vitae). Nah, masih banyak lho yang mengira CV ini merupakan surat lamaran kerja, padahal beda banget!

Surat lamaran kerja atau yang sekarang lebih sering disebut sebagai cover letter merupakan surat pembuka yang umumnya ditaruh di bagian awal email atau di halaman terpisah dengan riwayat pekerjaanmu.

Anggap saja surat lamaran kerja ini merupakan tampilan awal sebelum HRD melihat isi riwayat pekerjaan dan pendidikanmu. Semakin menarik surat lamaran kerja yang kamu buat maka semakin besar juga riwayat pekerjaanmu dibaca lebih lanjut oleh HRD yang bersangkutan!

#2 Bagian Pembuka

Sama seperti surat pada umumnya, cara membuat surat lamaran kerja setidaknya terbagi menjadi tiga bagian: yaitu pembuka, isi dan penutup.

Pada bagian pembuka, terlebih dahulu kamu harus mencantumkan nama penerima, jabatan serta alamat yang dituju lalu sebutkan dari mana kamu mendapatkan informasi lowongan dan referensi pekerjaan jika ada. Berikut contohnya!

Kepada Yth.

Ibu Media Asiana
PT. Asiana Media Indonesia

Dengan hormat,

Berdasarkan informasi lowongan yang disiarkan pada situs pencari kerja ABX.com, saya ingin menyampaikan ketertarikan saya untuk mencoba melamar untuk posisi Pubic Relation di perusahaan yang Anda pimpin.

#3 Bagian Isi

Pada contoh surat lamaran kerja, jangan lupa untuk beri informasi seputar latarbelakang pendidikanmu, pekerjaan terakhir dan yakinkan mereka kenapa kamu merupakan kandidat yang tepat untuk posisi tersebut. Berikut contohnya!

Saya telah lulus sebagai Sarjana Komunikasi dari Fakultas Ilmu Komunikasi dan Pemasaran, di Universitas Pendidikan ABC tahun 2017. Dengan pendidikan yang telah saya selesaikan tersebut, saya sangat yakin dapat berkontribusi pada posisi yang Anda butuhkan.

Setelah menempuh pendidikan, saya juga berpengalaman bekerja di Perusahaan XYZ Indonesia sebagai PR Specialist. Di sana saya bertanggungjawab untuk komunikasi publik dan konsumen. Saya menjalin hubungan baik dengan jurnalis untuk pemberitaan positif perusahaan.

Dengan kemampuan dan pengalaman saya di bidang Public Relation, saya yakin dapat memberikan kontribusi positif pada divisi Marketing perusahaan Anda.

#4 Bagian Penutup

Pada bagian penutup, jangan lupa sebutkan CV dan berkas-berkas lain yang akan dilampirkan untuk mengetahui riwayat hidupmu secara lebih detail. Lalu jangan lupa ungkapkan rasa terima kasih telah membaca surat lamaran kerja yang kamu buat dan ungkapkan juga besar harapanmu untuk dapat dikontak lebih lanjut oleh perusahaan.

Demikian surat lamaran kerja ini saya buat. Untuk kelengkapan informasi, saya lampirkan juga rincian pengalaman dan keahlian saya terlampir sebagai bahan pertimbangan Ibu.

Terima kasih atas perhatian dan waktu yang sudah diluangkan untuk membaca surat lamaran pekerjaan saya. Besar harapan saya untuk dapat bertemu langsung dan mengenal Ibu dan perusahaan secara lebih detail.

Hormat saya,

(Nama)

Contoh Surat Lamaran Kerja: Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Membuat Surat Lamaran Kerja!

contoh surat lamaran kerja

Jika kamu sudah mengikuti petunjuk di atas, peluangmu untuk dipanggil untuk melakukan wawancara bisa jadi lebih besar. Namun, jika belum kunjung dipanggil, mungkin kamu melakukan beberapa kesalahan ini pada contoh surat lamaran kerja!

#1 Tidak Menulis Subject Email

Beberapa lowongan pekerjaan yang disiarkan di situs-situs pencari lowongan pekerjaan biasanya memberlakukan format subject tertentu untuk mengetahui apakah kamu melamar untuk posisi tertentu.

Namun, jika tidakpun, bukan berarti kamu harus mengosongkan subject email, lho! Isi subject email itu penting, karena akan membuka peluang besar agar emailmu dibaca oleh HRD perusahaan idamanmu itu.

#2 Ada Typo atau Kesalahan dalam Surat Lamaran Kerja dan CV

Kesalahan mungkin memang menjadikan kita manusia, tapi nggak ada salahnya kan sebelum mengirim surat lamaran kerja dan CV, diperiksa kembali untuk meminimalisir kesalahan yang mungkin saja terjadi.

Kesalahan tanggal, kesalahan penulisan atau typo yang fatal, atau bahkan karena kamu mengirim lamaran ke banyak perusahaan, kamu malah lupa edit nama perusahaannya. WAH, BAHAYA BANGET!

Dicek dulu ya sebelum dikirim!

#3 Memberikan Informasi-informasi yang Kurang Relevan

Surat lamaran kerja dan CV harus lengkap, memang. Tapi kalau terlalu banyak informasi yang kamu taruh di sana. Bukannya membantu, malah diabaikan oleh pihak HRD.

Ketahuilah bahwa HRD tidak hanya membaca surat lamaran pekerjaan dari dirimu saja. Jadi, bijaklah dalam cara membuat surat lamaran kerja yang baik agar bisa diterima di perusahaan idamanmu.

#4 Tidak Sesuai dengan Kualifikasi yang Dibutuhkan

Jangan hanya karena sangat butuh pekerjaan, kamu jadi abai dengan kualifikasi yang dibutuhkan oleh perusahaan tujuanmu.

Nggak perlu memaksakan diri untuk mencoba sesuatu yang tak sesuai dengan kualifikasimu. Sekalipun kamu bisa lolos pada tahap awal, bagaimana jika kelak HRD akan memberikanmu tes yang tak sesuai dengan kemampuanmu? Bukan hanya membuang waktu, tapi juga membuang energimu!

Bayangkan kalau kamu hanya kirimkan lamaran ke lowongan pekerjaan yang sesuai, tingkat penerimaanmu akan bisa jadi lebih besar lho!

#5 Perhatikan Media Sosialmu

Jaman sekarang ini, akun media sosial sudah menjadi salah satu penilaian yang seringkali dilakukan oleh HRD perusahaan. Sebab mereka bisa menilaimu dari bagaimana kamu menggunakan media sosial.

Apakah semua postinganmu itu bertentangan atau justru sangat selaras dengan nilai-nilai perusahaan yang sedang kamu lamar? Sebelum melamar coba cek akun media sosialmu, bersihkan dari hal-hal kurang penting ya yang bisa membuatmu malah nggak diterima bekerja di perusahaan tersebut!

Mencari pekerjaan itu memang sulit, tapi jika kamu sudah mengikuti cara membuat surat lamaran kerja di atas, semoga peluangmu mendapatkan pekerjaan menjadi lebih besar! Tetap semangat!

Baca juga:

UMP DKI Jakarta Naik Jadi Rp 3,9 Juta, Ini 5 Fakta yang Wajib Kamu Tahu!

5 Pekerjaan dengan Gaji Tertinggi untuk Perempuan, Profesimu Termasuk?

Suka dengan artikel ini? Jangan lupa like Facebook dan follow Instagram Asian Money Guide Indonesia agar tak ketinggalan artikel keuangan terbaik kami!

Written by

Tiara Iraqhia