Berniat Jadi Dosen? Intip Dulu Perhitungan Gaji & Tunjangannya di Sini!

lead image

Nggak nyangka gaji dosen sebesar itu..

Adakah di antara kamu yang berniat jadi dosen? Sudah tahu berapa gaji dosen yang diterima dalam sebulan? Sebagian orang bilang gaji dosen itu kecil, tapi ada juga yang bilang gaji dosen itu cukup besar, mana yang benar?

Pertanyaan semacam ini memang menjadi pertanyaan utama bagi mereka yang berencana menjadi dosen. Sebab menjadi dosen masih menjadi impian sebagian orang terutama mereka yang menempuh pendidikan tinggi setara S2.

Apakah kamu di antaranya? Jika kamu memiliki passion dalam mengajar, maka berkarier menjadi dosen bisa jadi pilihan yang tepat.

Kira-kira berapa gaji dan tunjangan yang diterima dosen, berikut perhitungannya!

Gaji Dosen dan Tunjangannya, Berapa yang Diterima dalam Sebulan?

gaji dosen

Shutterstock

#1 Gaji Pokok

Profesi dosen bisa dibagi menjadi dua, ada dosen yang merupakan Pegawai Negeri Sipil atau PNS dan ada juga dosen swasta.

Sampai hari ini, gaji PNS masih berdasarkan sistem golongan yang peraturannya mengacu kepada PP no. 30 tahun 2015.

Setidaknya untuk menjadi seorang dosen, kamu harus terlebih dulu menyelesaikan S2 sehingga ketika menjadi dosen PNS, gajimu sudah masuk kategori golongan IIIb. Nah, jika mengacu pada peraturan mengenai gaji PNS, golongan IIIb setidaknya memiliki gaji pokok di kisaran Rp 2,56 juta – Rp 4,205 juta tergantung masa kerja.

Yap, seperti yang kita tahu, gaji PNS jika hanya dihitung dari gaji pokok memang jumlahnya terbilang kecil. Seperti PNS pada umumnya, gaji pokok seorang dosen hanyalah sebagian kecil dari total keseluruhan gaji yang ia bawa pulang setiap bulannya. Apa saja sih tambahan lainnya? Simak di poin selanjutnya!

#2 Tunjangan Profesi, Khusus dan Kehormatan

Berdasarkan peraturan dari PP RI nomor 41 tahun 2009, setiap tenaga pendidik profesional layaknya dosen dan guru yang sudah memiliki sertifikat pendidik, berhak mendapatkan tunjangan profesi setiap bulannya.

Nah, besaran tunjangannya adalah 1 kali gaji pokok. Selain itu, untuk dosen yang mendapatkan tugas khusus yang ditempatkan di suatu daerah ada tunjangan lain yaitu tunjangan khusus yang akan diberikan selama bertugas di daerah yang bersangkutan. Yap, besarannya sama dengan tunjangan profesi yaitu 1 kali gaji pokok.

Khusus untuk dosen yang sudah mendapat jabatan akademik profesor ada lagi nih tambahannya setiap bulan, yaitu tunjangan kehormatan. Tunjangan ini khusus diberikan untuk profesor PNS, dengan besaran 2 kali gaji pokok. Wah dari sini saja sudah berkali-kali lipat ya gajinya. Hmm…

#3 Tunjangan Tugas Tambahan

Jangan sedih, meski kedua poin di atas sudah memberikan jumlah gaji dosen yang lumayan besar masih ada lho tunjangan lainnya.

Seperti yang dicantumkan pada PERPRES no. 65 tahunn 2007, dosen berhak mendapatkan tunjangan tugas tambahan. Tugas tambahan yang dimaksud di sini adalah dosen yang juga ikut memimpin sebagai Rektor, Pembantu Rektor, Dekan, Pembantu Dekan, Ketua Sekolah Tinggi, Pembantu Ketua, Direktur Politeknik, Direktur Akademi dan Pembantu Direktur.

Tapi tunjangan tugas tambahan ini tidak berlaku bagi dosen yang diangkat untuk mengisi jabatan struktural dan fungsional.

Besaran tunjangan tugas tambahan yang diterima seorang dosen ialah di angka Rp 1,35 juta – Rp 5,5 juta sesuai dengan bobot tugas tambahan yang ia jalankan.

#4 Insentif Penelitian dan Riset

Sudah menjadi kewajiban bagi para dosen muda untuk membuat publikasi ilmiah sebagai bagian proses jenjang kariernya sebagai dosen. Di samping itu, melakukan penelitian dan riset ini juga menguntungkan bagi dosen karena akan ada insentif penelitian dan riset yang nominalnya fantastis.

Dana insentif penelitian dan riset biasanya berada di kisaran puluhan hingga ratusan juta. Dalam penelitian ini, baik dosen junior dan senior akan bekerja sama untuk menentukan skema penelitian dengan dana yang tertinggi. Nggak jarang juga, mahasiswanya turut diajak untuk berperan serta.

Namun, meski nominalnya besar melakukan riset dan penelitian akan memakan waktu dan tenaga bagi seorang dosen. Sebab selain untuk menghasilkan uang lebih, tentu penelitian ini harusnya berguna untuk perkembangan keilmuan sesuai dengan spesialisasinya.

#5 Honor Lainnya

Menjadi dosen itu nggak bisa dibilang mudah dan perjalanannya mulus-mulus saja. Sebab seorang dosen memang dituntut untuk selalu produktif dan tak pernah berhenti belajar untuk mengasah pengetahuan keilmuannya.

Semakin dalam ilmu pengetahuan yang dimiliki seorang dosen, peluang dosen-dosen ini menjadi peneliti, penulis, pembicara dan narasumber seminar dan workshop juga semakin terbuka lebar. Hasilnya? Ya, ada honor tambahan yang bisa diterima dosen. Wah, menggiurkan ya!

Selain itu bagi dosen yang sudah memiliki gelar profesor atau doktor juga memiliki peluang untuk bekerja sebagai staf ahli anggota DPR, DPRD, Menteri dan juga Presiden.

Perhitungan gaji dosen di atas belum termasuk tunjangan keluarga dan transportasi lho!

Bagi dosen PNS, sudah pasti ia akan menerima gaji ke-13 seperti PNS pada umumnya. Wah, banyak ya! Tapi, nggak semua dosen bisa memiliki penghasilan besar seperti rincian di atas. Sebab hanya mereka yang aktif dan produktif membantu perkembangan ilmu pengetahuanlah yang akan memiliki kesempatan ini.

Dengan semua kesempatan yang didapat, tugas menjadi seorang dosen ternyata tidaklah ringan. Dosen memiliki tanggungjawab dan sumbangsih penuh terhadap ilmu pengetahuan. Jadi, apakah kamu siap menjadi seorang dosen?

Baca juga:

Berniat jadi PNS? Intip Dulu ‘Bocoran’ Gaji PNS untuk Setiap Golongan!

Ini 5 Alasan Orang Ramai-ramai Daftar Jadi PNS, Keuntungannya Banyak!

Pendaftaran CPNS 2018 Dibuka, Ini 5 Hal yang Wajib Kamu Tahu!

Suka dengan artikel ini? Jangan lupa like Facebook dan follow Instagram Asian Money Guide Indonesia agar tak ketinggalan artikel keuangan terbaik kami!

Written by

Tiara Iraqhia