Menurut Penelitian Liburan Bisa Bikin Usiamu Lebih Panjang, Masa sih?

Menurut Penelitian Liburan Bisa Bikin Usiamu Lebih Panjang, Masa sih?Menurut Penelitian Liburan Bisa Bikin Usiamu Lebih Panjang, Masa sih?

WAH! Buruan ambil cuti buat liburan!

Jangan buru-buru nge-share artikel ini ke bos-mu untuk meyakinkan dia memberikanmu jatah cuti. Apa betul pergi liburan bisa membuat usiamu lebih panjang? Simak dulu penjelasan di bawah ini!

Ya, siapa sih yang nggak senang pergi berlibur? Apalagi setelah menghabiskan sebagian besar waktu untuk bekerja dibandingkan dengan melakukan hal lainnya.

Nah, penasaran kan, mau tau fakta apakah betul liburan akan membuatmu memiliki usia yang lebih panjang?

Liburan Membuat Usiamu Cenderung Lebih Panjang?

liburan

Sumber: Pexels

Apakah kamu udah lama nggak ambil cuti untuk liburan, atau sering ambil cuti tapi nggak dimanfaatkan untuk pergi berlibur? Well, mending kamu buru-buru deh ambil hakmu untuk cuti! Karena ada penelitian menemukan bahwa jarang berlibur malah membuat usiamu memendek.

Menurut Dr. Timo Strandberg, seorang profesor dari Department of Medicine di Universitas Helsinki dan salah satu peneliti pada subyek ini, mereka yang kurang liburan dan bekerja sepanjang waktu memiliki resiko yang tinggi akan penyakit-penyakit cardiovascular.

Penelitian yang dilakukan selama hampir 40 tahun ini mengumpulkan data dari pengusaha asal Finlandia, yang akhirnya ditemukan bahwa pergi liburan dapat mengurangi resiko kematian sebesar 37%.

Penelitian Mengenai Liburan Ini Dilakukan Selama 40 Tahun!

liburan

Sumber: Pexels

Penelitian ini dimulai pada tahun 1974 dan melibatkan sekitar 1,222 orang yang akhirnya menjadi jajaran eksekutif. Peneliti menekankan bahwa semua orang yang berpartisipasi dalam penelitian ini setidaknya memiliki faktor yang menyebabkan penyakit-penyakit dan kelainan cardiovascular, seperti: kelebihan berat badan, kebiasaan buruk merokok, kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi dan intoleransi glukosa.

Sebanyak 612 partisipan diteliti dan diberikan rekomendasi kesehatan rutin setiap empat bulan. Mereka juga diminta untuk berolahraga secara rutin setiap hari, melakukan diet yang seimbang, berhenti merokok dan menjaga kesehatan dan berat badan idealnya.

Beberapa dari mereka juga diberikan obat untuk mengontrol tekanan darahnya jika diperlukan. Sementara sebagian partisipan sisanya tidak diberikan perawatan dan rekomendasi kesehatan secara berkala.

liburan

Sumber: Pexels

Dalam penelitian yang memakan waktu hingga empat puluh tahun ini, mereka yang mendapatkan perawatan, rekomendasi kesehatan dan mengambil jatah cuti untuk berlibur kurang dari tiga minggu setiap tahunnya memiliki resiko kematian yang lebih besar jika dibandingkan dengan mereka yang mengambil setidaknya tiga minggu cuti selama setahun!

Sementara mereka yang tidak mendapatkan rekomendasi kesehatan sama sekali, tidak mengalami perubahan apapun dalam hal resiko kematiannya.

“Liburan yang singkat dan jam kerja memiliki pengaruh besar pada resiko kesehatan dan panjang atau pendeknya usia seseorang,” ungkap Dr. Strandberg.

Ambil Cuti Lebih Panjang Jika Ingin Hidup Lebih Lama!

liburan

Sumber: Pexels

Profesor Joep Perk, juru bicara dari European Society of Cardiology mengungkapkan bahwa orang-orang disarankan untuk bersantai dan menikmati hidup yang memang hanya bisa dinikmati sekali ini.

“Saya bertanya pada orang tua berusia 95 tahun tentang bagaimana mereka bisa mencapai usia 95 tahun, jawaban yang selalu saya dapat adalah ‘karena saya menikmati hidup’,” ungkap Professor Perk.

Nah, jadi mulai sekarang kamu nggak perlu lagi ragu-ragu ambil cuti untuk berlibur, sebab liburan memang terbukti dapat membuat usiamu lebih panjang!

Psst.. coba share artikel ini ke atasanmu, siapa tahu mereka jadi berubah pikiran dan menyetujui permohonan cutimu yang sudah menumpuk sejak bulan lalu!

Baca juga: 5 Negara Terkaya dan Termiskin di Dunia, Gaji Minimumnya Bikin Ngiler!

img
Written by

Tiara Iraqhia