Membeli Rumah Pertama: 8 Kesalahan yang Harus Dihindari

Kesalahan-kesalahan umum ini dapat mengubah impian anda memiliki rumah menjadi mimpi buruk.

Membeli rumah untuk pertama kali adalah pengalaman yang menggembirakan, namun satu kesalahan kecil saja bisa mengubah mood anda. Banyak pembeli rumah pertama yang membuat kesalahan dan menyesalinya seumur hidup. Jangan sampai anda menjadi salah satunya.

Berikut adalah sejumlah kesalahan yang harus anda hindari:

1. Tidak mencari pinjaman terlebih dahulu

Beberapa orang mencari rumah terlebih dulu sebelum ke pihak pemberi pinjaman, yang artinya menempatkan kuda sebelum kandangnya. Ini bukanlah ide yang baik.

Meskipun mencari-cari rumah selalu sangat menarik dibandingkan mencari pihak pemberi pinjaman, dengan cara memastikan berapa harga rumah yang bisa anda bayar sejak awal. Dengan begitu anda akan terhindar dari banyak kesalahan.

2. Tidak melakukan survei sebelum menentukan pemberi pinjaman

Pihak pemberi pinjaman atau bank akan menawarkan model pembayaran yang berbeda-beda, karenanya anda perlu tahu dan paham. Survei dan bandingkan lah bunga cicilannya dan berapa nilai yang anda sanggupi untuk menentukan pemberi pinjaman yang terbaik bagi anda.

3. Membayar uang muka dengan uang tabungan

Kebanyakan pembeli menggunakan dan menguras uang tabungan sebagai uang muka agar mereka tidak perlu membayar cicilan yang terlalu besar di kemudian hari. Meskipun cicilan anda mungkin tidak besar, namun tidak memiliki uang tabungan sama artinya anda tidak memiliki jaring pengaman.

4. Meremehkan nilai dan harga rumah

Meskipun anda merasa bisa melunasi cicilan rumah setiap bulannya, apakah anda sudah betul-betul menghitung dengan pengeluaran lain? Hitunglah seluruh pengeluaran anda dalam satu bukan dan perhatikan berapa sebetulnya jumlah yang bisa anda tanggung.

Anda juga harus mempertimbangkan pembayaran ekstra seperti: pajak, asuransi, pengelolaan, renovasi…dan lain sebagainya. Oleh karena itu anda perlu memikirkannya lebih jernih dan pasti.

5. Tidak perlu agen properti

Untuk pengalaman pertama membeli rumah, anda bisa jadi berpikir bahwa agen properti tidak diperlukan karena akan membuang-buang uang dan waktu. Jika anda tidak membutuhkan agen property, anda hanya akan berurusan dengan pihak penjual, yang artinya hanya akan mementingkan kepentingan penjual.

Seorang agen properti yang baik akan membantu mencarikan jenis dan harga rumah yang layak dan cocok bagi anda. Mereka akan bernegosiasi dan mengurus dokumen. Karena anda pembeli pertama kali, anda tentu membutuhkan banyak panduan.

6. Tidak realistis

Jika anda membayangkan rumah impian anda yang serba sempurna, padahal bujet anda terbatas? Pikirkan lagi. Apakah anda betul-betul membutuhkan kamar tidur ekstra? Apakah wallpaper dengan desain buruk itu betul-betul anda butuhkan? Jika bujet anda terbatas, anda harus memikirkan ulang dan mengkompromikan apa yang menjadi prioritas anda.

7. Mencari rumah yang tidak sesuai bujet

Anda sudah memiliki bujet, namun mengapa anda terus mencari rumah yang lebih mahal? Ini hanya akan membuat anda merasa terus tidak bahagia dengan rumah saat ini. Anda akan terus membandingkan dan tidak pernah puas. Ini bisa jadi bencana buat anda dan keluarga.

8. Ikuti kata hati anda

Mengikuti emosi anda bisa jadi ide buruk saat semestinya anda mempertimbangkan bujet yang anda miliki. Anda mungkin tidak rela melepas rumah impian anda yang harganya fantastis itu. Namun percayalah, membeli rumah mahal dan menguras kantong anda justru akan menjadi sumber ketidakbahagiaan bagi anda dan keluarga.[]