5 Alasan Mengapa Anda Harus Berinvestasi di Sektor Real Estate

Sudah Punya Tabungan Cukup Banyak? Mungkin sudah saatnya meningkatkan potensi pendapatan Anda dan berinvestasi di sektor property.

Kapan saat terakhir Anda bermain Monopoli? Ingat kepuasan yang Anda dapatkan saat adik Anda mendadak menclok di properti Anda setelah melempar dadu dan harus membayar sejumlah uang? Atau sebaliknya, apakah Anda ternyata menjadi pihak yang lebih sering membayar?

Entah Anda menyadarinya atau tidak, permainan favorit masa kecil ini sesungguhnya menawarkan pelajaran sangat berharga: nilai property. Namun sayang sekali, hanya ada sedikit di antara kita yang menerapkannya dalam kehidupan nyata.

Jika Anda memang sudah punya jumlah tabungan yang cukup besar, mungkin sudah saatnya memutuskan untuk berinvestasi di sektor properti. Real estate hanyalah satu dari banyak cara untuk menginvestasikan sumber pendapatan Anda, namun keunggulan sektor ini terletak pada nilainya yang relatif stabil dan faktor kemudahan penggunaan. Mengapa harus berinvestasi untuk real estate? Di bawah ini adalah beberapa alasannya:

1. Banyak properti, Uang berlimpah

Oke, jadi menghasilkan uang dari aktivitas rental property tidaklah semudah membeli dan kemudian menyewakannya pada penawar yang dating pada Anda setelahnya. Dibutuhkan beberapa upaya untuk menjaga aset real estate kita, namun semuanya layak dicoba, kok. Bahkan kalau Anda hanya sekedar punya kamar kosong, atau sesederhana pull-out couch di ruang keluarga, Anda dapat menyewakannya ke berbagai platform berbasis-ruang seperti Airbnb, Nida Rooms, Airy, dll.

Berdasarkan artikel Entrepreneur, “rental real estate itu bagaikan sebuah rencana pensiun dini.” Kayak mimpi, nggak sih? Pada dasarnya, jika Anda memainkan kartu Anda dengan benar, Anda bisa segera berhenti dari kerja harian Anda dan hidup dari uang sewa property yang disetorkan pada Anda. Namun demikian, kita harus ingat bahwa Anda harus membayar pajak dari pendapatan rental Anda.

2. Real estate merupakan investasi “main aman”

Sekalipun pasar real estate tidak kebal dari naik-turunnya dinamika perekonomian global, berinvestasi untuk property berbahan bata dan semen tidaklah se-fluktuatif bursa saham. Lagipula, sudah dengar bukan ada istilah berbunyi “safe as houses” alias “pokoknya aman deh macam investasi properti” tiap kali ada agen saham meyakinkan investornya?

Namun, perlu diketahui bahwa real estate sifatnya tidaklah terlalu cair—bahkan jauh dari itu, sebetulnya. Ini berarti bahwa uang Anda akan terkunci; dan kalau Anda tiba-tiba butuh uang untuk sesuatu Anda tidak bisa mengandalkan properti Anda sebagai sumber uang cepat.

3. Properti dapat melindungi Anda dari inflasi

Inflasi dapat mempengaruhi kenaikkan harga-harga, dan karenanya harga properti Anda seudah semestinya ikut naik, ungkap Investopedia. Jika Anda menyewakan property Anda, jangan lupa menaikkan harganya secara berkala agar dapat mengejar inflasi. Smart!

4. Jauh lebih simple dibandingkan pasar saham

Berinvestasi dalam sektor real estate jauh lebih simple dibandingkan berinvestasi untuk stok dan saham. Dalam bidang yang terakhir ini, Anda membutuhkan banyak spesialis dengan beragam pengetauan—seringkali melalui manajer keuangan dan broker. Namun pasar real estate jauh lebih mudah untuk dikendalian. Anda dapat belajar dasar-dasar investasi real estate hanya melalui browsing dari berbagai platform real estate online maupun mengunjungi firma-firma real estate.

5. Ini merupakan cara yang baik untuk diversifikasi

Jika Anda sudah terlanjur berinvestasi untuk sektor lain, membeli properti merupkan salah satu cara terampuh untuk diversifikasi investasi. Menurut Seeking Alpha, pasar real estate sedikit-banyak terlepas dari fluktuasi sektor industri dan S&P 500¹: “Mengalokasikan investasi Anda bagi real estate cenderung menurunkan risiko dan meningkatkan keuntungan.”

Investasi real estate bukanlah untuk semua orang. Satu hal yang pasti, Anda harus punya capital dengan jumlah sangat besar untuk melakukannya. Plus, jika ingin memaksimalkan investasi, Anda harus memaksimalkan waktu dan tenaga untuk membuat asset properti Anda se-rent-able mungkin.

Dalam dunia digital, diversifikasi dan investasi untuk aset-aset tangible atau berwujud justru merupakan langkah bisnis yang sangat smart. Mengingat banyaknya manfaat yang bisa diperoleh, hal ini merupakan suatu hal yang harus dipertimbangkan oleh perempuan kekinian seperti Anda. Siapa tahu ternyata ada satu diantara kita yang menjadi calon taipan real estate dan disegani banyak pihak di kemudian hari.

Membaca: Membeli Rumah Pertama: 8 Kesalahan yang Harus Dihindari


¹Kependekan dari “The Standard & Poor's 500”, seringkali disingkat menjadi S&P 500, atau sekedar S&P, merupakan index stock market di Amerika yang mendasarkan daftarnya pada 500 perusahan terbesar yang memiliki saham di NYSE or NASDAQ.