Obat Kuat dari Himalaya Dijual Rp 1,5 miliar per KG, Bener Bisa Bikin Tahan Lama?

Obat Kuat dari Himalaya Dijual Rp 1,5 miliar per KG, Bener Bisa Bikin Tahan Lama?

Mahal banget, beneran bikin 'tahan lama' nggak nih?

Pernah nggak terpikirkan oleh kalian kalau ada obat kuat tahan lama yang harganya lebih mahal dari harga emas? Well, ternyata ada dan hanya tersedia di pegunungan Himalaya.

Obat kuat tahan lama ini dikenal dengan sebutan Yarsagumba. Yarsagumba sendiri merupakan sebuah jamur ulat. Dalam bahasa Tibet, Yarsagumba diartikan sebagai ‘rumput musim panas, ulat musim dingin’.

Obat Kuat Tahan Lama dari Himalaya: Yarsagumba
obat kuat tahan lama

Yarsagumba obat kuat dari Himalaya / Shutterstock

Flora asal himalaya ini memiiki proses pembentukan yang sangat unik, ketika larva ngengat yang hidup dalam tanah kemudian terinfeksi spora jamur parasit Ophiocordyceps sinensis.

Tubuh ulat yang terinfeksi dan mati itu akan mengeras lalu di kepalanya akan tumbuh semacam jamur pipih berwarna cokelat. Jika melihat bentuknya, mirip seperti korek api dengan batang cokelat kekuningan yang muncul dari dalam tanah.

Meski demikian, mendapatkan Yarsagumba bukanlah perkara mudah. Tanaman ini hanya bisa ditemukan di atas permukaan tanah lembab di ketinggian 3,000 – 5,000 meter di atas permukaan laut dan hanya tumbuh pada awal musim panas di bulan Mei – Juni. Ini merupakan salah satu faktor yang membuatnya mahal.

Penduduk setempat meyakini bahwa Yarsagumba merupakan ‘obat ajaib’. Bukan hanya sebaga9i obat kuat tahan lama, namun banyak sekali manfaat yang bisa diperoleh darinya, mulai dari asma hingga kanker.

Memang, khasiat utama yang banyak dikenal orang yaitu sebagai obat kuat, tak heran jika ia dijuluki sebagai obat kuat tahan lama dari Himalaya.

Obat Kuat Tahan Lama dari Himalaya, Rp 1,5 juta per Gram
obat kuat tahan lama

Yarsagumba obat kuat dari Himalaya

Dilansir dari BBC, harga Yarsagumba ini harga per gramnya lebih mahal dari emas. Per hari ini saja (16/10) harga emas ada di kisaran Rp 687 ribu, sementara Yarsagumba dijual di pasaran dengan harga Rp 1,5 juta per gram atau setara dengan 100 dolar AS.

Harga jual inilah yang membuat penduduk setempat berani mencarinya meski dalam cuaca yang ekstrem. Sita Gurung, seorang petani Yarsagumba mengatakan kepada BBC bahwa udara dingin dan longsor salju merupakan ancaman terbesar bagi para pencari obat kuat dari Himalaya tersebut.

“Terkadang kami kehujanan dan kedinginan, belum lagi longsor salju yang bisa sewaktu-waktu dadang secara mendadak. Jika longsornya cukup besar, kami bisa terhempas ke jurang.” begitu ungkapnya.

Namun uang yang mereka terima tak sebanyak itu, sebab ketika mereka menjualnya mereka hanya mendapatkan uang sekitar 3.5 – 4 dolar AS atau setara dengan Rp 60,000 – Rp 75,000. Padahal jika masuk ke pasar internasional, harga jualnya jadi melambung tinggi di angka Rp 1,5 juta per gram.

Saat ini mereka sudah merasa kesulitan mencari Yarsagumba akibat pemanasan global. Yang biasanya bisa mencapai 100 buah per hari, kini mendapatkan 20 buah ajaib Yarsagumba saja sudah senang. Begitu mahalnya, kira-kira apa saja sih khasiat dari Yarsagumba ini?

4 Fakta Mengenai Yarsagumba, Obat Kuat Tahan Lama dari Himalaya!
obat kuat tahan lama

Yarsagumba obat kuat dari Himalaya

#1 Banyak Khasiatnya

Seperti julukannya, obat kuat tahan lama dari Himalaya. Secara historis telah digunakan selama 1,000 tahun untuk pengobatan hyposexual atau gairah seks yang rendah.

Selain itu, menurut artikel dari Journal of Traditional and Complementary Medicine mencatat bahwa jenis jamur ulat ini dapat mengobati berbagai penyakit seperti keringat malam, hyperglycemia, hyperlipidemia, asthenia, arrhthmias dan juga beragam penyakit umum seperti jantung, pernapasan, ginjal dan hati.

Yarsagumba ini memiliki 30 bioaktivitas yang berfungsi sebagai anti-tumor, anti-inflamasi dan antioksidan. Khasiatnya antara lain dapat menyembuhkan beberapa penyakit seperti di bawah ini:

  • Disfungsi ereksi
  • Kurangnya gairah seks pada perempuan
  • Tumor ganas
  • Asma
  • Bronchitis
  • Diabetes
  • Demam dan batuk
  • Penyakit kuning / Jaundice
  • Hepatitis Alkohol
#2 Persediaannya Sudah Langka

Jamur ulat ini sudah dilegalkan di Nepal sejak tahun 2001 silam yang membuatnya diminati oleh sangat banyak orang.

Sebuah penelitian yang dipublikasikan oleh Biological Conservation menyebutkan bahwa pasar lokal dari Yarsagumba ini meningkat drastis hinga 2,300% dalam satu dekade terakhir. Sementara panen tahunannya mulai menurun sejak tahun 2006 ke 2010 lalu.

Beberapa ahi berpeskulasi bahwa peningkatan permintaan ini akhirnya mendorong para pemanen untuk memanen sebelum waktunya, yang menyebabkan jamur ini tak memiliki waktu untuk bereproduksi.

Pemanasan global juga menjadi salah satu pengaruh terbesar akan langkanya tanaman ini.

#3 Panen Yarsagumba Sumbang Penghasilan Cukup Besar

Memanen jamur ulat ini ternyata sumbang penghasilan terbesar di Nepal. The Kathmandu Post melaporkan bahwa penghasilan seorang pemanen jamur ulat bisa mencapai USD 1,500 atau setara dengan Rp 22,7 juta, lebih besar dari penghasilan rata-rata per kapita pada sektor lainnya.

Setidaknya ada 150,000 orang yang siap memanen Yarsagumba pada bulan Mei hingga Juni. Meski demikian, faktanya penjual masih menghasilkan uang lebih banyak dari pemanennya langsung.

Cina merupakan salah satu pasar terbesarnya, dari Cina itulah Yarsagumba didistribusikan ke Amerika Serikat, Inggris, Singapura, Malaysia, Korea Selatan, Thailand dan Jepang.

#4 Pernah Membuat Atlet Cina Didiskualifikasi dari Ajang Olympics

Pada tahun 2000 silam, seorang pelatih dari Cina dan keenam atletnya didiskualifikasi dari tim Olympics karena beberapa dari mereka menunjukkan tingkat EPO yang tinggi, atau kita kenal sebagai dopping.

Setelah dikonfirmasi mereka memecahkan rekor lantaran diet sup penyu dan mengkonsumsi ‘jamur ulat’ yang kita kenal sebagai Yarsagumba.

Nah, kalau dijual semahal itu, kira-kira apakah kalian masih mau mengkonsumsi obat kuat tahan lama dari Himalaya ini?

Baca juga:

Mendadak Pensiun, Ini Sumber Penghasilan Awkarin yang Bikin Dia Tajir!

Pakai Anting Rp 1,3 M, AgnezMo Punya Perhiasan Lain yang Harganya Bikin Melongo!

Suka dengan artikel ini? Jangan lupa like Facebook dan follow Instagram Asian Money Guide Indonesia agar tak ketinggalan artikel keuangan terbaik kami!

Written by

Tiara Iraqhia