Tertarik Investasi Saham? Pahami Dulu Pengertian Saham untuk Pemula di Sini!

lead image

Siapa bilang main saham hanya untuk orang kaya?

Banyak sekali jenis model investasi yang bisa dilakukan oleh pemula di antaranya ialah saham. Tapi, sebelum lebih jauh ‘bermain’ saham, kamu harus terlebih dahulu mengerti apa sih pengertian saham itu?

Jangan berpikir macam-macam dulu, saham itu nggak cuma bisa ‘dimainin’ sama orang berduit. Tapi sekalinya kamu tahu pengertian saham, dijamin bakalan ketagihan deh!

Saham terkadang bisa memberikan imbal balik yang tinggi tapi jangan heran, seperti roda, ada juga saatnya merugi berlipat ganda.

Pengertian Saham untuk Pemula

pengertian saham

Sumber: Shutterstock

Menurut Bursa Efek Indonesia, pengertian saham adalah sebuah tanda penyertaan modal dalam suatu perusahaan atau perseroan terbatas. Karena ikut menanamkan modal, maka si pemegang saham bisa memiliki klaim atas penghasilan yang didapatkan oleh sebuah perusahaan. Klaim ini bisa berupa aset perusahaan dan berhak juga hadir dalam RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham).

Jika disederhanakan, pengertian saham menurut BEI di atas, yaitu semacam tanda bukti kepemilikan sebuah perusahaan. Jadi, kalau kamu punya saham, artinya kamu juga turut menjadi salah satu dari pemilik perusahaan.

Pengertian Saham: Kenapa Harus Tertarik dengan Saham?

pengertian saham

Sumber: Shutterstock

Saham bisa terbilang sebagai surat berharga, ya karena itulah yang menjadi bukti sah kepemilikan sebuah perusahaan.

Tapi kenapa harus investasi di saham? Apa yang membuat investasi saham ini begitu spesial? Simak ulasannya di bawah ini!

#1 Modal Kecil

Buang dulu pikiran kalau main saham itu mesti punya uang puluhan juta Rupiah. Padahal faktanya, kamu bisa main saham dimulai dengan Rp 5 juta saja. Jumlah tersebut bisa terbilang relatif lebih kecil jika dibandingkan dengan model investasi lainnya.

Sebut saja deposito bank, umumnya, bank memberikan batasan minimum saldo yang bisa dijadikan tabungan deposito yaitu mulai dari Rp 10 juta ke atas.

#2 Fleksibel, Bisa Main Saham dari Manapun!

Nggak seperti yang kamu bayangkan di film-film, main saham itu fleksibel banget sebetulnya.

Kamu bahkan bisa memantau pergerakan pasar saham dari smartphone-mu. Nggak perlu repot merasa terganggu, kamu bisa pantau dari manapun kamu berada.

#3 Resiko Minim Asal Main Kecil

Alasan nomor 3 ini sebetulnya berlaku hampir di semua sektor investasi, selama modal investasimu kecil, maka resiko kerugian yang kamu dapat juga kecil kok.

Jika kamu memiliki dana berlebih yang akan kamu jadikan saham, lebih baik dipecah ke beberapa perusahaan.

#4 Keuntungan Tak Terbatas

Jika sudah tau seluk-beluk saham, wah, kamu bisa dapetin keuntungan yang tak terbatas.

Pengertian Saham: Saham Tidak Sama dengan Judi

Persepsi jika saham itu sama dengan judi lantaran dipenuhi dengan ketidakpastian, itu salah banget. Dalam setiap usaha, dalam setiap investasi, peluang untuk meraup untuk atau merugi akan selalu mengikuti.

Sebut saja pedagang pasar, pemilik toko kelontong, penjual handphone, semua sektor bisnis memiliki peluang yang sama untuk merasakan untung dan rugi. Bukan hanya terjadi pada investasi saham saja.

Apa beda penjudi dengan pedagang? Penjudi jika kalah, maka ia tak akan mendapatkan apa-apa, sementara seorang pedagang jika merugi tetap memiliki barang dagangannya yang bisa ia jual dengan harga rendah. Begitu pula yang terjadi dengan investasi saham.

Jika nilai saham turun, maka investor bisa sewaktu-waktu menjual sahamnya dengan harga rendah.

Dua Jenis Saham, Apa Saja?

#1 Saham Biasa

Saham biasa merupakan surat berharga yang berfungsi sebagai bukti pemilikan suatu perusahaan. Pemilik saham berhak menerima sebagian penghasilan dari sebuah perusahaan dan juga bertanggungjawab untuk menanggun resiko kerugian yang dialami suatu perusahaan.

Persentase saham yang dimiliki setiap pemilik bisa saja berbeda, maka bisa jadi semua nggak mendapatkan hak dengan nilai yang sama, namun disesuaikan dengan porsi dan persentase saham yang dimiliki masing-masing.

#2 Saham Preferen

Perbedaan yang bisa dilihat dari jenis saham ini dan jenis saham biasa adalah saham ini memiliki hak khusus.

Jadi ketika perusahaan menghasilkan untung, mereka yang memegang saham preferen berhak menerima keuntungan terlebih dahulu ketimbang mereka yang hanya memiliki saham biasa.

Begitu juga jika terjadi kerugian, merekalah yang harus menyetorkan kembali modal jika perusahaan mengalami likuidasi. Nggak sampai di situ saja, ia juga berhak menukar dengan saham biasa.

Investasi Saham, Bagaimana Cara Kerja Keuntungannya?

#1 Capital Gain

Capital gain merupakan keuntungan yang akan didapatkan setelah pertumbuhan nilai dan aset modal. Bisa dianalogikan seperti ini: Jika sebuah saham merupakan sertifikat properti dan properti tersebut adalah perusahaan. Maka ketika harga properti yang kamu miliki naik, kamu berhak menjualnya.

Selisih nilai ketika kamu membeli saham dan menjualnya saat harga naik itulah yang biasa disebut sebagai capital gain.

#2 Deviden

Deviden merupakan laba yang dihasilkan dari performa sebuah perusahaan. Oke. Kembali ke analogi properti lagi. Jika properti yang kamu miliki itu disewakan untuk dijadikan kos-kosan, maka pemasukan setiap bulan dari harga sewa kos itulah yang akan masuk menjadi keuntungna si pemilik.

Namun, lebih banyak yang memilih untuk mendapatkan keuntungan dari capital gain karena dianggap lebih cepat. Sama saja seperti berinvestasi properti tadi. Beli saat harganya masih murah, dan jual ketika harganya melambung. Hanya saja dalam waktu yang cenderung lebih cepat ketimbang dengan investasi di bidang properti betulan.

Nah, mudah bukan pengertian saham. Nggak sesulit yang dibayangkan, bukan?

Suka dengan artikel ini? Jangan lupa like Facebook dan follow Instagram Asian Money Guide Indonesia agar tak ketinggalan artikel keuangan terbaik kami!

Written by

Tiara Iraqhia