#WajahmuPlastik: 6 Fakta Dibalik Pengakuan Ratna Sarumpaet

lead image

Kebohongan tak bertahan selamanya..

Ratna Sarumpaet bikin heboh lagi! Setelah pada Mei 2018 lalu meminta maaf lantaran menyebarkan berita bohong tentang Presiden Jokowi. Kini ia kembali menyebarkan berita bohong perihal penganiayaan terhadap dirinya.

Di jagat maya, tersebar luas foto muka lebam Ratna Sarumpaet yang sedang berada di dalam kamar perawatan. Ramai-ramai tim koalisi pasangan Capres dan Cawapres, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno ini memviralkan berita yang belakangan baru diketahui hanya kebohongan belaka.

Diberitakan oleh Kompas.com, kronologi penganiayaan versi Ratna Sarumpaet. Kemarin (02/10) ia melaporkan penganiayaan yang menimpanya kepada Prabowo yang sedang didampingi oleh Amien Rais dan Fadli Zon.

Menurut keterangan yang beredar, penganiayaan tersebut berawal di sebuah acara konferensi dengan peserta dari beberapa negara tetangga di sebuah hotel di Bandung. Ratna Sarumpaet naik taksi bersama dua orang temannya yang berasal dari Sri Lanka dan Malaysia.

Ia curiga karena taksinya diberhentikan dari jauh sebelum tiba di Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat. Sementara kedua temannya berjalan menuju Bandara, ia ditarik oleh ketiga orang lelaki ke tempat yang gelap dan dihajar habis dipukuli dan diinjak perutnya. Ratna pun mengaku kejadian itu begitu cepat sehingga ia kesulitan mengingat bagaimana urutan kejadiannya.

Namun, setelah viral pemberitaan tersebut, warga net tak semuanya lantas percaya. Awalnya banyak yang mencurigai foto yang beredar karena seperti ada beberapa perbedaan dari struktur wajah Ratna Sarumpaet.

Selain itu, banyak juga yang mempertanyakan kenapa Ratna tak membuat laporan kepada polisi jika memang betul ada penganiayaan.

Nah, sore ini (03/10), bersama beberapa rekannya, Ratna mengadakan konferensi pers di tempat tinggalnya di bilangan Tebet, Jakarta Selatan. Akhirnya ia mengakui bahwa tidak pernah terjadi penganiayaan terhadap dirinya melainkan ia melakukan operasi plastik lantaran ada gumpalan cairan di pipinya.

Hal ini mengajarkan kita untuk terbiasa mengecek kembali kebenaran berita yang tersebar, mau tahu apa saja fakta-fakta terkait kasus Ratna Sarumpaet? Berikut ulasannya!

Ratna Sarumpaet: Fakta Kasus Berita Bohong Penganiayaan

#1 Habiskan Uang Rp 90 Juta untuk Operasi Plastik

ratna sarumpaet

Menurut hasil penyelidikan dari kepolisian, data perbankan menyebutkan bahwa Ratna melakukan debet pada RS khusus bedah Bina Estetika pada tanggal 20 September 2018 sebesar Rp 25 juta, kemudian debet kedua pada tanggal 21 September 2018 sebesar Rp 25 juta dan terakhir pada tanggal 24 September 2018 sebesar Rp 40 juta.

Laporan tersebut mengungkap fakta biaya operasi plastik yang dilakukan Ratna Sarumpaet sebesar Rp 90 juta.

Dikutip dari Brilio, harga operasi plastik untuk bagian pipi di Jakarta kisarannya berada di angka Rp 12 juta saja. Sementara di Korea, harganya mencapai Rp 30 juta.

#2 Trending di Twitter Hashtag #WajahmuPlastik

ratna sarumpaet

Sumber: Twitter

Akibat viralnya pemberitaan linimasa Twitter diramaikan dengan hashtag #WajahmuPlastik. Netizen pun berkomentar lucu. Berikut cuitan lucu netizen dengan hashtag #WajahmuPlastik

ratna sarumpaet

Sumber: Twitter

#3 Tidak Ada Konferensi dengan Negara Asing di Jawa Barat Pada 21 September 2018

Masih berdasarkan penyidikan dari kepolisian, bahwa tidak ada konferensi dengan negara asing di Bandung, Jawa Barat pada tanggal 21 September 2018.

Selain itu, polisi juga memeriksa 23 Rumah Sakit di Jawa Barat dan tidak ditemukan pasien dengan nama Ratna Sarumpaet seperti yang heboh diberitakan. Saksi di Bandara juga tidak menyebutkan adanya pengeroyokan sama sekali di tanggal tersebut. Bahkan pihak Bandara menyebutkan tidak ada data penumpang atas nama Ratna Sarumpaet di sana.

#4 Ramai-ramai Mengutuk Kebohongan Ratna

Ratna yang dikenal sebagai juru kampanye nasional dari tim pasangan Prabowo – Sandi, dengan kebohongannya telah melukai banyak pihak termasuk tim kampanye nasional Prabowo – Sandi. Sebut saja, Amin Rais, Hanum Rais, Fadli Zon, Ferdian Hutahean, Rachel Maryam dan masih banyak lagi pihak lainnya membela Ratna dengan membuat konferensi pers khusus mengenai penganiayaannya.

Akhirnya mereka yang membela ramai-ramai cuci tangan dan membersihkan namanya sendiri dengan menghapus cuitannya di Twitter dan media sosial lainnya.

#5 Operasi Plastik dengan Nomor Rekening yang Sama untuk Donasi Kapal Tenggelam di Danau Toba?

Penyelidikan kepolisian juga mengungkapkan fakta data perbankan Ratna Sarumpaet yang digunakan untuk mendebet saat melakukan operasi plastik. Menariknya, nomor rekening tersebut jugalah yang digunakan untuk mengumpulkan donasi untuk kapal tenggelam di Danau Toba lalu.

Hal ini justru menjadi pertanyaan besar bagi netizen, apakah Ratna Sarumpaet menggunakan dana donasi untuk operasi plastiknya? Tentu hal ini harus diusut tuntas.

#6 Karir Politik Terancam Hancur

ratna sarumpaet

Dengan kebohongan publik yang dilakukan Ratna Sarumpaet, hal ini tentu mengancam kelanggengan karir politiknya.

Naniek S Deyang yang diketahui seorang jurnalis dan tim kampanye Prabowo – Sandi mengaku ditelepon oleh RS sebelum ia melakukan konferensi pers untuk mengakui kebohongannya. Ada nada kecewa dalam percakapan itu, Naniek bahkan mempertanyakan apakah RS sengaja melakukan ini untuk menjatuhkan tim Prabowo Subianto?

Percakapannya terhenti meski RS masih terisak dan meminta maaf kepadanya dan kepada semua tim kampanye.

Yang dilakukan RS ini sangat tidak bijak, dan bisa mengancam keberlanjutan karir politiknya di masa depan. Jika ia saja mampu membohongi orang-orang terdekatnya, apa lagi yang tersisa?

Menurut kalian, apa sih pelajaran yang bisa dipetik dari kasus kebohongan Ratna Sarumpaet ini? Berikan pendapatmu di kolom komentar!

Suka dengan artikel ini? Jangan lupa like Facebook dan follow Instagram Asian Money Guide Indonesia untuk dapatkan artikel keuangan terbaik kami!

Written by

Tiara Iraqhia