Ingin Bisnis Sukses? Jangan Lupakan Pentingnya Relasi dengan Klien!

Raihlah mimpi dan tujuan anda. Anda pasti bisa.

Mereka yang mengenal saya sudah tahu kecintaan saya terhadap makanan dan mencoba kuliner baru. Bukan, artikel ini bukan tentang makanan. Setelah 11 tahun saya di Singapura, saya banyak melihat bisnis kuliner baru buka dan tutup. Hal paling menarik bagi saya penjelajah kuliner adalah tentu layanan dari tempat makan tersebut.

Layanan yang menurun

Sekitar enam tahun lalu, setiap saya mengunjungi restoran, hal pertama yang dilakukan pelayan mereka adalah memberikan segelas air.

Hal itu memang sederhana. Namun meminum segelas air akan menyegarkan anda, membuat anda nyaman, serasa di rumah, dan anda akan lebih tenang memilih menu yang akan dipesan.

Namun hari ini, segala sesuatu berubah. Kita duduk di dalam resto, diminta cepat memesan makanan; sementara pelayan pun bergegas mengambil menu. Segelas air semakin jarang dan sering kali tidak pernah ditawarkan.

Kembali ke asal: untuk memperoleh keuntungan, tempatkan pelanggan sebagai nomor satu

Poin yang saya maksud sebetulnya amat sederhana –kembali ke asal. Dari perspektif saya sebagai pelanggan, sangat mudah bagi kami menyimpan hal baik dan buruk, karenanya sangat mungkin mengandalkan pelanggan untuk memperoleh keuntungan.

Saya pun merasa bersalah. Mari kita pikirkan sejenak. Segelas air dapat menjadi pelepas dahaga untuk seorang klien bisnis. Membuatnya merasa nyaman bahkan membuatnya serasa di rumah sendiri sebelum membicarakan hal bisnis.

Langkah Selanjutnya?

Ada pergeseran yang besar dalam dunia pemasaran. Ini bukan hanya soal seberapa hebat produk yang anda hasilkan namun juga seberapa tangguh rencana anda untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Hal ini sangatlah penting. Membangun relasi membutuhkan waktu yang tidak singkat.

Seperti yang Steve Jobs katakan mengenai “menghubungkan titik demi titik” dalam pidato pengukuhannya di Stanford, “anda harus meyakini bahwa titik demi titik tersebut akan menghubungkan anda pada masa depan.” Semua orang bergerak di dalam industri digital dan 3,5, 10 tahun dari sekarang, anda tidak akan pernah tahu titik mana saja yang akan terhubung. Segelas air bisa jadi menghubungkan titik tersebut.

Pritika menuturkan, “akan ada saat kita di atas, di bawah atau bahkan di antaranya. Bersenang-senanglah dengan masa bahagia dan susah. Namun hati-hati dengan kondisi stagnan. Itu adalah saat anda merasa terlalu nyaman. Anda harus merasakan ketidaknyamanan, agar anda tumbuh dan menikmati hidup.”

Ingin Bisnis Sukses? Jangan Lupakan Pentingnya Relasi dengan Klien!