Rupiah Tembus Rp 15 Ribu, Selamatkan dengan 6 Cara Ini!

1 USD hampir tembus di angka Rp 15 ribu?

Rupiah ke dollar dikabarkan kembali melemah, bahkan kini hampir tembus di angka Rp 15 ribu per 1 USD. Dari politisi hingga pengamat ekonomi banyak yang berkomentar buruk meski masih ada juga yang masih optimis terhadap nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat ini.

Dilansir dari katadata, Gubernur BI, Agus Martowardojo mengungkapkan bahwa pelemahan Rupiah ini sebetulnya dipicu oleh faktor-faktor internal dan eksternal, yang salah satunya adalah peningkatan tajam dolar Amerika Serikat terhadap sebagian besar mata uang yang ada di dunia.

Rupiah ke Dollar: Penyebab Pelemahan Mata Uang Rupiah Terhadap Dolar Amerika Serikat

rupiah ke dollar

Sumber: wallscover

Penguatan dolar Amerika Serikat ini ternyata tidak hanya berimbas pada mata uang Rupiah saja, ada juga beberapa mata uang negara-negara maju dan berkembang lainnya yang kena imbas penguatannya. Yen Jepang terdepresiasi 0,25%, yuan Tiongkok 0,27%, dolar Singapura 0,35%, dan euro 0,31%. Mayoritas mata uang negara berkembang, termasuk Indonesia, juga melemah.

Rupiah ke Dollar: Selamatkan Nilai Tukar Rupiah dengan 6 Cara Ini!

#1 Korbankan 'Ternak' Dolar Penguasa

rupiah ke dollar

Bukan rahasia kalau banyak sekali orang kaya dan penguasa negeri ini yang suka ternak dolar karena nilai tukarnya yang dianggap 'seksi'.

Mereka itu punya ratusan ribu dolar, bahkan ada yang jutaan, korbankan sedikit saja demi memperbaiki nilai tukar rupiah, harusnya nggak berat kan?

#2 Membuka Pasar Baru di Luar Negeri

rupiah ke dollar

Sumber: whypay

Masyarakat Indonesia, baik individu maupun yang dikirim ke luar negeri oleh pemerintah seharusnya dapat membuka pasar baru di luar negeri.

Menambah pendapatan negara dan memperkuat rupiah dalam waktu bersamaan.

#3 Kurangi Jatah Pemerintah Studi Banding ke Luar Negeri

Salah satu faktor yang memperkuat valuta asing adalah pembelanjaan valuta asing. Nah, kalau banyak sekali pejabat pemerintah yang melakukan studi banding ke luar negeri, artinya semakin banyak juga valuta asing yang dibeli.

Cara menguranginya bisa dengan mengurangi jatah pemerintah untuk studi banding ke luar negeri. Berhemat demi kepentingan masyarakat tak ada masalah, kan?

#4 Kurangi Belanja Barang Mewah Impor

Dilansir dari Tribunnews Aceh, Wakil Presiden, Jusuf Kalla juga mengimbau masyarakat untuk mengurangi konsumsi barang impor.

Nggak perlulah bawa lamborghini, porsche, tas hermes, atau parfum-parfum impor masuk ke Indonesia. Saat ini justru saat yang tepat sekali untuk berhemat. Semua masyarakat harus ikut berpartisipasi dalam penghematan ini.

#5 Naikkan Nilai Pajak Barang Impor

Masih terkait dengan poin sebelumnya, kenaikkan nilai pajak barang mewah impor juga akan membantu masyarakat untuk mengurangi hasratnya untuk berbelanja barang mewah impor.

#6 Dorong Pertumbuhan Investasi Lokal

Belajar dari Cina, saat mata uangnya melemah, mereka mengambil langkah holding period di saham selama satu hari. Mereka juga membatasi kepemilikan asing di saham dalam negeri.

Selain itu mendorong investasi lokal di pasar modal akan menjadi dorongan bagi penguatan mata uang Rupiah ke Dollar Amerika Serikat. Berkaca dari Malaysia, Thailand dan Korea Selatan yang membatasi porsi kepemilikan asing di obligasi pemerintah menjadi salah satu penguat mata uang di negara-negara tersebut.

Nah, pertanyaannya sekarang, apa kamu siap mendukung penguatan Rupiah ke Dollar Amerika Serikat dengan melakukan keenam langkah di atas?