Rupiah Melemah, Bagaimana Nasib Perekonomian Indonesia?

lead image

Masuk ke pasar keuangan lokal untuk bantu perkuat Rupiah

Nilai tukar Rupiah melemah terhadap Dolar Amerika Serikat hingga menyentuh angka Rp 15,184 per USD di hari ini (04/10). Ternyata kenaikan suku bunga yang diberlakukan oleh Bank Indonesia masih belum cukup untuk mendorong penguatannya.

Rupiah Melemah, Apa Penyebabnya?

Sejak awal tahun 2018, Rupiah melemah sekiar 9% di hadapan greenback. Bahkan setahun terakhir ini terhitung depresiasi Rupiah sudah mencapai 11,41%.

Bahkan untuk seluruh negara di Asia, pelemahan Rupiah sudah menyentuh nomor dua terlemah dari keseluruhan. Di bawah Rupiah, hanya ada Rupee India menjadikan mata uang India yang terlemah se-Asia.

rupiah melemah

Sumber: reuters

Jika dilihat dari chart di atas, dari semua negara terdampak penguatan Dolar AS, hanya Thailand yang mengalami penguatan sebesar 0.4%, sementara negara lainnya termasuk Korea Selatan dan China mengalami pelemahan yang cukup signifikan.

Dari segi pasar keuangan Indonesia, Rupiah melemah ini juga bukan kabar baik. Sebab para investor akan menghindari Rupiah dan aset-aset yang menggunakan mata uang negara kita tercinta ini. Hal ini akan menyebabkan Indeks Harga Saham Gabungan melemah, imbal hasil (yield) melonjak,

Rupiah Melemah, Bank Indonesia Keluarkan Segala Macam Jurus

rupiah melemah

Sumber: Shutterstock

Pada akhir September lalu, Bank Indonesia akhirnya memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan (7 Day Reverse Repo Rate) sebesar 25 basis poin hinga menjadi 5.75% yang artinya BI telah menaikkan suku bunga acuan sepanjang tahun 2018 sebesar 150 basis poin.

Menurut Gubernur BI, Perry Warjiyo, hal tersebut dilakukan untuk menurunkan defisit transaksi berjalan ke dalam ambang aman dan mempertahankan daya tarik pasar keuangan lokal dengan tujuan memperkuat pertahanan eksternal di tengah polemik keuangan global yang belum pasti ini.

Pelemahan Rupiah memang bukan sesuatu yang bisa dinikmati, oleh karena itu Bank Indonesia akan memfokuskan kebijakannya di seputar penguatan dan pertahanan nilai tukar Rupiah.

Rupiah Melemah: Kenaikan Suku Bunga Acuan, Apa Dampaknya?

rupiah melemah

Sumber: Shutterstock

Meski Bank Indonesia mati-matian mengeluarkan segala jurus untuk menyelamatkan Rupiah, ternyata menaikkan suku bunga acuan bukan tanpa efek samping.

Hal tersebut akan berdampak pada perlambatan ekonomi. Suku bunga deposito akan naik, diikuti pula dengan kenaikan suku bunga kredit.

Belajar dari Thailand, menaikkan suku bunga acuan merupakan satu-satunya jalan untuk menyelamatkan mata uangnya dari penguatan Dolar AS. Baht Thailand berhasil menguat di angka 0.9% terhadap Dolar AS.

Solusi untuk Pelemahan Rupiah, Apa Saja?

Penguatan nilai tukar mata uang Dolar AS terhadap hampir semua mata uang negara di dunia, setidaknya mengajarkan kita beberapa hal.

Saat hot money atau portfolio di sektor keuangan sulit dijadikan pijakan untuk mengeruk devisa, maka negara harus memperkuat sektor domestik di impor barang dan jasa. Hal ini merupakan persoalan utama yang sedang kita hadapi, lebih banyak jumlah arus devisa yang keluar ketimbang yang masuk.

Penyebabnya adalah kita masih saja berkelut dengan ekspor komoditas, yang masih bergantung pada harga komoditas global. Saat harga komoditas naik, ekspor Indonesiapun melejit. Sebaliknya, jika harga komoditas sedang anjlok seperti saat ini, ekspor kitapun melemah.

Maka sudah saatnya Indonesia mempertimbangkan untuk ekspor barang setengah jadi atau barang jadi. Artinya Indonesia harus meningkatkan industrialisasi, memproduksi barang industri manufaktur. Sehingga kita tak lagi bergantung dengan harga komoditas global.

Sementara Thailand, tidak pernah memiliki defisit transaksi berjalann sejak tahun 2014 lalu. Meskipun karakter alam Indonesia dan Thailand hampir serupa, dan kita juga mengenal Thailand sebagai eksportir beras dan buah-buahan, namun yang jadi fokus ekspor mereka adalah mesin. Negara Gajah Putih ini memang menjadi hub otomotif se-ASEAN.

Meskipun aliran hot money sedikit, ketika Dolar AS menguat, Thailand masih bisa bertahan di tengah gempuran nilai tukar mata uang global. Apakah Indonesia siap untuk bertahan seperti Thailand?

Baca juga: Rupiah Tembus Rp 15 Ribu, Selamatkan dengan 6 Cara Ini!

Suka dengan artikel ini? Jangan lupa like Facebook dan follow Instagram Asian Money Guide Indonesia untuk dapatkan artikel keuangan terbaik kami!

Written by

Tiara Iraqhia