Apakah Anda akan Dipecat? 6 Tanda Bos akan Memecat Anda

Haruskah anda memperbarui CV anda segera?

Di pekerjaan saya sebelumnya, saya memiliki kolega –sebut saja Vanessa –yang dipecat karena alasan yang tidak jelas hanya karena si bos tidak menyukainya. Tidak ada yang salah dengan kinerja Vanessa, namun ada sikapnya yang ganjil menurut pihak manajer.

Kebanyakan dari kami tahu bahwa sang manajer tidak menyukai Vanessa tapi kami kaget saat Vanessa dipecat. Jika kami memperhatikan sedikit saja, mungkin kami sudah melihat tanda-tandanya.

Di minggu-minggu menuju pemecatan Vanessa, bos kami mengumpulkan sejumlah karyawan dan seolah-olah meminta dukungan untuk memecat Vanessa. Dia menanyakan pendapat kami tentang Vanessa, sikap dan kinerjanya. Dia memanggil Vanessa beberapa kali dengan tim HR untuk membicarakan kelalaiannya (seperti datang telat ke kantor, meskipun banyak dari kami sebetulnya seperti itu). Akhirnya, manajer pun menandai Vanessa karena hal tersebut. Dua minggu kemudian, Vanessa merapihkan barang-barang miliknya.

Ini sebetulnya hal yang lumrah saat seorang bos akan memecat pegawai. Jika anda memerhatikan si bos melakukan hal serupa, anda sebaiknya segera lengkapi dan perbarui CV anda di profil LinkedIn.

Tanda-tanda si bos akan memecat anda:

#1. Si Bos mengirimkan email lebih sering dari biasanya

Bos anda biasanya mengontak anda langsung atau lewat telepon, namun kenapa sekarang dia berkomunikasi lewat email? Bisa jadi dia berpikir lewat email akan jauh lebih menghemat waktunya, atau bisa jadi dia sedang mendokumentasikan percakapan email tersebut untuk dibawa ke HR.

Satu indikasi bos anda menyiapkan ini semua adalah saat dia mulai menunjukkan kesalahan anda lewat email. Misalnya saja dia menulis, “Saya sudah meminta sejak 24 Agustus, namun kenapa sampai hari ini tidak ada perubahan.” Jika anda merasa bos anda sudah memojokkan anda, lebih baik anda libatkan HR di dalam obrolan email tersebut.

#2. Si Bos menunjukkan gelagat yang aneh

Jika anda menyadari si bos berubah tiba-tiba, ini bisa jadi indikasi anda terancam kehilangan pekerjaan. Si bos bersikap dingin terhadap anda dan tidak banyak basa-basi atau bicara. Anda juga mulai menemukan dia yang menghindari  bertemu anda secara langsung. Ini memang tidak menyenangkan, namun begitulah gelagat aneh yang coba dia perlihatkan.

#3. Perusahaan mengalami persoalan finansial

Jika anda mulai mendengar perusahaan sedang gonjang-ganjing soal keuangan dan bahkan hampir mengalami kerugian, ini berisiko. Seketika anda mendengar tentang hal ini, tanyakan kepada atasan apa dampaknya bagi para pegawai sehingga anda bisa segera merencanakan keluar dan mencari pekerjaan lain yang lebih baik.

#4. Evaluasi kinerja anda dikritisi

Jika evaluasi kinerja anda tidak memperoleh respon yang positif dan membangun, maka anda patut khawatir. Si bos memang belum memutuskan, namun dia sedang dalam tahap mempertimbangkan memecat anda.

#5. Anda ditaruh dalam daftar rencana peningkatan kinerja

Idelanya, rencana peningkatan kinerja digunakan untuk memperbaiki kebiasaan buruk pegawai, namun seringkali tidak terjadi demikian. “Bukannya Rencana Peningkatan Kinerja, kita justru lebih sering menemukan ‘Ini Langkah Pertama untuk Memecat Anda’, karena begitulah kenyataannya,” tulis Forbes kepada Liz Rio.

Banyak atasan menggunakan mekanisme tersebut untuk membantu pegawai, namun tidak sedikit pegawai yang abai. Jika anda masuk dalam daftar tersebut, anda harus memperhatikan apakah penilaian tersebut: terukur, dapat dicapai dan relevan dengan tugas anda. Karena jika tidak, mungkin saja bos anda memiliki agenda lain.

#6. Si Bos mengeluarkan Anda dari semua percakapan

Apakah anda menyadari anda tidak lagi menerima email penting? Mungkin saja si bos sedang mendelegasikan pekerjaan itu kepada yang lain. Anda bahkan bisa jadi diminta melatih seseorang untuk melakukan pekerjaan anda. Jika anda telah mencium gelagat ini, anda harus segera mencari kesempatan lain.