UMP DKI Jakarta Naik Jadi Rp 3,9 Juta, Ini 5 Fakta yang Wajib Kamu Tahu!

UMP DKI Jakarta Naik Jadi Rp 3,9 Juta, Ini 5 Fakta yang Wajib Kamu Tahu!

UMP naik jadi Rp 3,9 juta sudah cukup belum nih?

Kabar gembira nih datang dari Gubernur DKI Jakarta, sebab upah minimum Jakarta 2018 telah resmi dinaikkan ke angka Rp 3,9 juta! UMP Jakarta terbaru ini akan mulai diberlakukan pada tahun 2019 mendatang.

Pengumuman gembira ini datang dari Saefullah yang berperan sebagai Pelaksana Harian (Plh) Gubernur DKI Jakarta di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis lalu (1/11). Sesuai dengan Pergub 1154 Tahun 2018, UMP Jakarta terbaru naik menjadi Rp 3,940,973 dari yang sebelumnya hanya Rp 3,648,035.

Terkait kenaikan upah minimum Jakarta 2018 ini, kami merangkum beberapa fakta yang wajib kamu tahu soal UMP Jakarta terbaru. Simak yuk ulasannya di bawah ini!

Upah Minimum Jakarta 2018 Naik Menjadi Rp 3,9 juta, Berikut Faktanya!

upah minimum jakarta 2018

 

 

#1 Naik Hingga 8,03%

Peningkatan upah mininum Jakarta 2018 ini mengalami kenaikan sebesar 8,03% yang ditetapkan berdasarkan Peraturan Pemerntah nomor 78 tahun 2015 tentang pengupahan.

Meski begitu, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan juga menjanjikan akan mempersiapkan solusi lain jika para pekerja merasa kenaikan UMP Jakarta terbaru ini masih belum sesuai dengan yang diharapkan.

#2 Bisa Ikut Program Cicil Rumah DP 0%

Janji Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan juga mengungkapkan bahwa mereka yang memiliki gaji UMP sampai dengan di atas 10% akan bisa mengikuti program cicil rumah DP 0%.

#3 Manfaat Kartu Pekerja

Untuk bisa mendapatkan penghasilan sebesar UMP Jakarta terbaru atau di atas angka itu, maka para pekerja harus memiliki kartu pekerja.

Untuk membuatnya, pekerja harus memiliki KTP DKI dan menyiapkan Kartu Keluarga, NPWP, slip gaji dan seterusnya.

Mereka yang telah memiliki kartu pekerja akan memiliki gaji di kisaran Rp 3,9 juta hingga Rp 4,33 juta.

Manfaat yang bisa didapatkan oleh para pekerja pemegang kartu pekerja di antaranya ialah gratis naik transjakarta 13 koridor, anak-anak dari pekerja akan mendapatkan fasilitas Kartu Jakarta Pintar Plus, bisa ikut program cicilan rumah DP 0% SAMAWA, dan juga dapat menikmati subsidi pangan murah.

#4 UMP Jakarta Terbaru Ditolak Oleh Serikat Pekerja Indonesia

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) yang diwakili oleh Said Iqbal pada awalnya meminta UMP Jakarta terbaru di angka Rp 4,2 juta.

Menurut KSPI, gaji sebesar Rp 3,94 juta itu tidak layak untuk bertahan hidup di Jakarta. Keperluan rutin yang harus dibayarkan saja sudah lebih dari setengahnya. Jika makan dalam sehari 3 kali menghabiskan uang sebesar Rp 45,000 maka dalam 30 hari kebutuhan makan mereka totalnya adalah Rp 1,35 juta. Sewa rumah dan biaya listrik dan air bulanan bisa mencapai Rp 1,3 juta dan transportasi juga akan menghabiskan minimal Rp 500 ribu dalam sebulan.

Artinya, setiap bulan mereka rutin mengeluarkan uang sebesar Rp 3,150,000 untuk kebutuhan tetap yang tak bisa diutak-atik. Bagaimana untuk keperluan lainnya? Biaya pendidikan anak yang mencakup uang sekolah dan segala tetek bengeknya?

Bagaimana para pekerja ini dapat mengikuti program cicilan rumah DP 0% jika sisa dari kebutuhan tetap itu hanya di angka Rp 800 ribu?

#5 Provinsi dengan UMP Tertinggi di Indonesia

Di tahun ini, Jakarta masih menempati posisi pertama dengan UMP tertinggi di Indonesia. Namun, ada beberapa provinsi yang juga memiliki upah yang cukup tinggi selain Jakarta.

Posisi di bawah Jakarta yaitu Papua dengan UMP yang naik menjadi Rp 3,240,900 per bulan. UMP Papua naik sejumlah Rp 240,900 atau 8,03% dibandingkan sebelumnya yang hanya di angka Rp 3,000,000 saja.

Kemudian disusul oleh Sulawesi Utara yang memiliki UMP terbaru di angka Rp 3,051,076, dengan persentase kenaikan yang sama UMP Sulawesi Utara mengalami peningkatan sebesar Rp 226,790 dibandingkan UMP sebelumnya yang hanya di angka Rp 2,824,286.

Di bawah Sulawesi Utara ada Bangka Belitung dengan UMP terbaru sebesar Rp 2,976,705.07 per bulan. Dengan persentase yang sama Bangka Belitung mengalami kenaikan UMP sebesar Rp 221,262.07 dari yang sebelumnya hanya Rp 2,755,443.

Kemudian ada juga Papua Barat dengan UMP terbaru di angka Rp 2,934,500 yang artinya mereka mengalami peningkatan UMP sebesar Rp 267,500 atau naik 10,03% dibandingkan tahun lalu yang hanya Rp 2,667,000.

Lalu ada Aceh yang memiliki UMP terbaru di angka Rp 2,916,810 per bulan dengan tingkat kenaikan sebesar Rp 261,810 dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp 2,700,000.

Di bawah Aceh ada Sulawesi Selatan yang kini memiliki UMP terbaru di angka Rp 2,860,382 per bulan. Peningkatan dari tahun sebelumnya yaitu sebesar Rp 212,615 dari angka Rp 2,647,767.

Kemudian terakhir ada Sumatera Selatan dengan peningkatan UMP terbaru menjadi Rp 2,804,453 yang mengalami peningkatan sebesar Rp 208,458 dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya di angka Rp 2,595,995 saja.

Nah, kira-kira menurut kamu sudah cukup belum ya upah minimum Jakarta 2018 yang diputuskan oleh pemerintah?

Baca juga:

5 Pekerjaan dengan Gaji Tertinggi untuk Perempuan, Profesimu Termasuk?

Digaji Rp 50 juta Jadi Anggota BIN, Ini 7 Syarat Utamanya!

Suka dengan artikel ini? Jangan lupa like Facebook dan follow Instagram Asian Money Guide Indonesia agar tak ketinggalan artikel keuangan terbaik kami!

Written by

Tiara Iraqhia